Minggu, 26 Mei 2013

Cara meningkatkan pengunjung ke Situs/Blog


Cara meningkatkan pengunjung ke website/Blog anda
Cara meningkatkan pengunjung ke Situs/Blog Salah satu harapan pemilik situs/blog adalah memiliki situs/blog yang ramai atau banyak pengunjungnya, dengan banyaknya pengunjung, maka dia bisa menawarkan produknya atau produk orang lain, selanjutnya situs tersebut bisa dijadikan sebagai toko untuk memajangkan dan menawarkan produk kepada pengunjung. Berikut beberapa tips cara meningkatkan pengunjung ke Situs/Blog:

Berikan pengunjung informasi yang mereka cari
Menyediakan konten berkualitas tinggi pada halaman Anda, terutama disitus Anda. Ini adalah hal yang paling penting untuk dilakukan. Jika halaman Anda berisi informasi yang berguna, kontennya akan menarik banyak pengunjung dan menarik webmaster untuk link ke situs Anda.

Dalam menciptakan sebuah situs yang terpenting adalah harus kaya informasi, menulis halaman yang jelas dan akurat menjelaskan topik Anda. Pikirkan kata-kata yang sering dicari oleh pengunjung web untuk menemukan halaman Anda dan membaca kata-kata yang ada di situs Anda.

Pastikan bahwa situs lain link ke Anda
Link membantu perayap google menemukan situs Anda dan dapat memberikan visibilitas situs Anda  menjadi  lebih besar dalam hasil pencarian google. Ketika kembali hasil untuk pencarian, Google menggunakan teknik text-pencocokan canggih untuk menampilkan halaman-halaman yang penting dan relevan untuk setiap pencarian. Google menginterpretasikan link dari halaman A ke halaman B sebagai suara oleh halaman A untuk halaman B. Votes cast oleh halaman yang sendirinya "penting" berbobot lebih berat dan membantu membuat halaman lainnya "penting."

Perlu diingat bahwa algoritma google dapat membedakan antara link alami dengan link yang tidak wajar.  link Alami  disitus Anda berkembang sebagai bagian dari sifat dinamis dari web ketika situs lain menemukan konten Anda berharga dan berpikir itu akan sangat membantu bagi pengunjung mereka. Link tidak wajar di situs Anda ditempatkan khusus untuk membuat situs Anda tampak lebih populer untuk mesin pencari. Beberapa jenis link (seperti skema link dan halaman pintu) yang tercakup dalam pedoman google yaitu Webmaster. Hanya link alami yang berguna untuk mengindeks peringkat situs Anda.

Jadikan situs Anda mudah diakses
Bangunlah situs Anda dengan struktur link logis. Setiap halaman harus dapat dicapai setidaknya satu link teks statis. Gunakan browser teks, seperti  Lynx , untuk memeriksa situs Anda. Kebanyakan spider melihat situs Anda seperti Lynx. Jika fitur seperti JavaScript, cookies, session ID,  Frames dan HTML, atau  Macromedia Flash  itu hanya menyulitkan seluruh situs Anda untuk terindex dalam pencarian browser teks, maka spider mungkin mengalami kesulitan merangkak itu.

Hal yang harus dihindari
Jangan mengisi halaman Anda dengan daftar kata kunci. Jika situs Anda berisi link halaman, atau teks yang tidak diminati pengunjung, maka pengunjung tidak mau untuk melihat. Google menganggap link dan halaman tersebut menipu dan dapat mengabaikan situs Anda.

Jangan membeli  layanan mesin pencari optimasi kepada situs yang menyediakan layanan tersebut  Beberapa situs penyedia layanan SEO mengklaim "menjamin" peringkat tinggi untuk situs Anda dalam hasil pencarian Google.  untuk menipu mesin pencari. Hati-hati, jika domain Anda berafiliasi dengan salah satu layanan menipu, itu akan dilarang dari indeks google.

Jangan gunakan gambar untuk menampilkan nama, isi, atau link. Perayap GOOGLE tidak mengenali teks yang termuat dalam grafik gambar. Gunakan atribut ALT jika konten utama dan kata kunci pada halaman Anda tidak dapat diformat dalam HTML biasa. UMKM Cipatat (UA-40096279-1)
Semoga bermanfaat

Sabtu, 25 Mei 2013

Peluang Usaha dengan sedikit Modal

Peluang Usaha Modal Kecil
Bagi anda yang mempunyai hasrat untuk usaha/bisnis, tapi tidak punya modal, jangan pesimis. Sekarang banyak peluang usaha yang hanya membutuhkan modal kecil dengan syarat anda harus menguasai sedikit tenteng teknologi internet, dengan internet anda bisa menjual apa saja, baik produk sendiri maupun produk orang lain. Ini maksudnya peluang usaha dengan sedikit modal
Yang menjadi miris seseorang untuk memulai bisnis adalah : ruang usaha. Apalagi kalau bisnisnya memang membutuhkan perhatian publik. Jadi lokasi usaha harus ditempat ramai, dipasar, mall atau persimpangan jalan, yang sudah pasti biaya sewanya mahal apalagi kalau membeli tempat. 

Tapi saat ini, mulai bertebaran para pebisnis sukses yang bisa meraup puluhan juta perbulan padahal mereka hanya menjalankan usahanya dengan modal kecil. Tapi mereka sudah pandai mengantisipasi jaman. Mereka memanfaatkan teknologi internet untuk pemasarannya
Memanfaatan teknologi internet itu menghilangkan biaya sewa ruang usaha. Tidak perlu ruko, toko atau kedai. Yang diperlukan adalah media online. Itupun bisa gratis, misalnya menggunakan Facebook atau blog-blog gratis yang banyak disediakan saat ini. Dengan menggunakan internet, pelaku bisnis juga tidak perlu memakai banyak karyawan, karena kalau sudah jualan online hampir-hampir self service (melayani seorang diri).
Berikut beberapa kelebihan lainnya :
  1. Jangkauan tak terbatas, dan global geografis (seluruh dunia)
  2. Buka non stop 24 jam
  3. Tidak kena pajak 
Yang agak sulit dalam menekuni bisnis dengan media internet adalah pemasarannya. Kalau mau pemasaran yang gratis, anda harus belajar banyak tentang internet marketing. Tapi kalau anda merasa hanya ingin fokus pada penjualan dan managemen, serahkan saja urusan marketing kepada digital agency atau jasa internet marketing. Sekarang banyak jasa sejenis yang bisa anda temui dengan hanya browrsing digoogle sebentar saja.
Semoga bermanfaat

Jumat, 24 Mei 2013

Mau sukses dunia akherat

Mau sukses dunia akherat?

Assalamualaikum wr. wb.
Mau sukses dunia akherat 
Ust.Yusuf Mansur mangajak anda berbisnis sekaligus berdakwah bersama e-miracle Joinsyariah.Com. Bisnis terbaru yang segera Booming diIndonesia . Bergabunglah bersama kami di Joinsyariah.Com, asli Ust.Yusuf Mansur. Sukses dunia dan akherat

Sebelumnya saya ucapkan SELAMAT karena anda
telah menemukan bisnis emiracle Asli dari Ust. Yusuf Mansur yang
mempunyai visi Dunia dan Akhirat. Temukan Nuansa bisnis yang berbeda bersama Ust.yusuf Mansur disini

Mungkin saya dan anda salah satu muslim yang sangat menanti bisnis seperti ini, saya sudah bertahun tahun mengidamkan bisnis yang mempunyai konsep Dunia Akhirat. 

Sekarang telah Hadir Strategi untuk mendapatkan INCOME insya Allah SANGAT LUAR BIASA melalui program MUAMALAH dan SEDEKAH yang diprakarsai oleh Ustadz Yusuf Mansur juga didukung WEB SUPPORT JOINSYARIAH.COM yang telah TERBUKTI sangat mampu membantu para member mendapatkan PROSPEK dan MEMFOLLOW UP calon member hingga perkembangan JARINGAN meningkat cepat.

Bergabung dan daftarlah bersama kami, insya Allah BONUS DUNIA dan AKHIRAT. amin.

Alhamdulillah... Allahu Akbar... Luar Biasa DAHSYAT...!!!
sebelum Grand launching e-miracle terBUKTI memberi manfaat bagi umat, e-miracle berhasil melahirkan jutawan-jutawan baru, pebisnis, pengusaha sekaligus PENDAKWAH bahkan ada yang telah menerima total bonus lebih dari Rp.100.000.000,- (seratus juta rupiah)
Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan dan limpahan rizki  untuk anda beserta keluarga, Amin. Dapatkan potensi income Rp 2.000.000/hari disini
Salam sukses untuk semua 
http://www.joinsyariah.com


Tips.Cara beternak ikan lele dumbo

Cara membudidayakan ikan lele jumbo
Lele dumbo adalah spesies ikan air tawar yang mudah diternakan, siapapun bisa melakukannyaasalkan kita punya kolam dengan pasokan air yang cukup. Lele dumbo sangat menyenangi kolam yang natural artinya kolam dengan air yang mengalir dan alas kolam yang berlumpur, seperti itu kira kira habitat asli lele dumbo. Jangan membuat kolam dari terpal/kain plastik, kalau anda masih mempunyai cukup lahan, karena akan berdampak buruk terhadap pertunbuhan ikan lele. Kalau anda mau tahu Tips cara beternak ikan lele dumbo,
dibawah ini adalah tata caranya:

1. Persiapan kolam 
Buat kolam sebaik mungkin, perbaiki saluran air agar bisa memasok air sesuai kebutuhan kolam dengan maksimal. Pastikan dinding pematang dan dasar kolam tanahnya padat dan tidak ada lubang agar tidak terjadi kebocoran. Untuk berlindung ikan lele sekaligus mempermudah pemanenan, maka sebaiknya dibuat parit dan kubangan (bak untuk pemanenan).

2. Menabur Kapur
Taburkan kapur ke dalam kolam yang bertujuan untuk memberantas hama, penyakit dan memperbaiki kualitas tanah. Dosis yang dianjurkan adalah 20-200 gram/m2, tergantung pada keasaman kolam. Untuk kolam dengan pH rendah dapat diberikan kapw lebih banyak, juga sebaliknya apabila tanah sudah cukup baik, pemberian kapur dapat dilakukan sekedar untuk memberantas hama penyakit yang kemungkinan terdapat dalam kolam.Pemupukan dengan kotoran ternak ayam, berkisar antara 500 – 700 gram/m2; urea 15 gram/m2; SP3 10 gram/m2; NH4N03 15 gram/m2. Kolam dibiarkan selama 7 hari guna memberi kesempatan tumbuhnya makanan alami.

Adsense Indonesia
3. Penebaran Benih 
Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gtamlm2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu kolam. hal ini berarti bahwa perlakuan tersebut dilaksanakan diatas permukaan air kolam dimana wadah (kantong) benih mengapung diatas air. Jumlah benih yang ditebar 35-50 ekorlm2 yang berukuran 5-8 cm.

4. Pemberian Pakan 
Selain makanan alami, untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele perlu pemberian makanan tambahan berupa pellet. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan l:9 atau campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandungan 1 : 1 : 1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet.

5. Pemanenan
lkan lele jumbo akan mencapai ukuran yang cukup untuk dikonsumsi setelah dibesarkan selama 130 hari, dengan bobot antara 200 – 250 gram per ekor dengan panjang 15 – 20 cm. Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. Ikan lele akan berkumpul diparit dan kubangan, sehingga mudah ditangkap dengan menggunakan jaring. 

Cara lain pemanenan ikan lele jumbo yaitu dengan menggunakan pipa ruas bambu atau pipa paralon atau bambu diletakkan didasar kolam, pada waktu air kolam disurutkan, ikan lele akan masuk kedalam ruas bambu atau paralon, maka dengan mudah ikan dapat ditangkap atau diangkat. Ikan lele hasil tangkapan dikumpulkan pada wadah berupa ayakan yang dipasang dikolam yang airnya terus mengalir untuk diistirahatkan sebelum ikan-ikan tersebut diangkut untuk dipasarkan. Pengangkutan ikan lele dapat dilakukan dengan menggunakan karamba, pikulan ikan atau jerigen plastik dengan sedikit air yang diperluas lubang permukaannya.
Semoga bermanfaat

Kamis, 23 Mei 2013

Cara mendapatkan inspirasi



Cara mencari inspirasi
Inspirasiadalah sebuah kata yang memiliki makna yang luar biasa, karena dengan inspirasi orang bisa melakukan hal yang tak terduga sebelumnya, sesuai inspirasi yang didapatnya. Dengan inspirasi seseorang akan dengan mudah menemukan ide dan inovasi.Bagi sebagian orang mungkin kesulitan untuk menemukan sebuah inspirasi, tapi tidak untuk yang lainnya. Oleh karena itu, saya ingin berbagi pengalaman bagaimana cara mendapatkan inspirasi.
1.Tentukan tujuan
Tentukan tujuan Anda, apa yang mau dicapai. Langkah ini mungkin memakan waktu lama, dan anda harus sabar saat anda memikirkan sesuatu. Anda tidak akan bisa berpikir dengan benar jika anda cemas dan tergesa gesa. Cobalah untuk menjadi nyaman secara fisik dan emosional, sebanyak yang anda bisa agar tujuan anda tercapai dengan baik.

2.Membaca/Reading
Apakah bisa hanya dengan membaca? Mungkin...! Inspirasi bisa datang dari mana saja dan bisa datang dari buku karena semakin banyak ilmu pengetahuan yang kita dapatkan maka semakin besar kita cepat mendapatkan inspirasi. Sekarang jaman sudah modrern, disamping buku anda juga bisa menggunakan internet sebagai bahan bacaan dalam menggali ilmu 
3.Sosialisasi
Sosialisasi adalah saat dimana kita melakukan interaksi dengan orang lain. Inspirasi bisa datang dari orang lain, ingat! Saya dan anda adalah makhluk sosial dan tidak bisa hidup sendirian. Tidak ada orang hebat yang bisa hidup sendirian. Anda dan saya tentu membutuhkan orang lain, karena hidup akan terasa nikmat, manakala kita saling berbagi (take and give) dan hal ini salah satu alasan datangnya sebuah inspirasi
4.Pengalaman/Experience
Pengalaman adalah kumpulan kejadian dan peristiwa yang sudah terjadi dan masih tersimpan erat di otak kita. Semakin banyak pengalaman pahit atau pengalaman manis yang anda alami dalam kehidupan , maka semakin banyak dan cepat inspirasi yang timbul. Misalnya banyak pengarang lagu yang membuat lagu terinspirasi dari pengalaman hidupnya dan biasanya lagu tersebut mewakili perasaan dan perjalanan hidup mereka sehari hari. Oleh karena itu perbanyaklah pengalaman dengan demikian kita dapat belajar dari pengalaman dan hal tersebut bisa kita jadikan sebuah inspirasi.


5.Lihat di sekitar anda, 
Lihatlah disekitar anda apakah anda melihat sesuatu yang menonjol atau yang menarik menurut anda. Cobalah untuk tidak mencari sesuatu yang susah dipikirkan. Kalau semua itu menyebabkan timbulnya emosi, apapun itu mungkin merupakan sumber inspirasi yang baik.

6.Targetkan tujuan
Targetkan sendiri tujuan yang akan anda jangkau. Pikirkan tentang apa yang dapat anda capai, datang dengan solusi yang masuk akal untuk mencapai tujuan ini, jangan mengejar inspirasi jika anda tidak suka. Dengan demikian anda akan mendapatkan inspirasi.
Semoga bermanfaat

CARA MEMILIH DAGING AYAM YANG SEHAT


Daging Ayam Yang Sehat : Para ibu rumah tangga yang sering membeli daging ayam yang sudah siap goreng/masak, berhati hatilah, karena daging ayam yang di jual di pasar, supermarket dan lain sebagainya itu tidak tau sudah berapa lama di awetkan, dan gak tau kandungan gizi atau racun yang terdapat dalam daging tersebut. banyaknya daging ayam yang di jual di pasaran juga membuat konsumen harus seantiasa teliti dan cermat dalam memilih daging tersebut.

CARA MEMILIH DAGING AYAM YANG SEHAT


Daging ayam di kategorikan dalam white meat dan red meat yaitu daging yang memiliki kandungan gizi yang cukup baik, terutama soal kandungan protein, niasin, vitamin B6, dan B12, Zn, dab potasium. sangat baik untuk orang orang yang masih dalam masa pertumbuhan.

Seperti pada semua jenis unggas dan burung juga terkandung sejumlah asam amino tyrosine, yang dimanfaatkan oleh otak untuk menghasilkan dopamine dan noradrenalin. Zat tersebut membuat orang menjadi lebih mudah berkonsentrasi.

Komposisi lain dalam daging ayam adalah haemo iron (kandungan zat besi haeme) yang juga mudah dicerna bila dibandingkan dengan zat besi yang berasal dari nabati. Haeme iron sangat dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan simpanan zat besi.

Daging ayam dipercaya dapat menghilangkan gejala diare, nafsu makan yang menurun, anemia, serta ketidakseimbangan hubungan antara kerja limpa dan pankreas. Hal ini telah dilakukan dalam pengobatan tradisional di China.

Karena mengandung 9 asam amino esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, bermanfaat untuk pertumbuhan dan penggantian sel tubuh yang rusak. Daging ayam juga mengandung sejumlah asam amino tyrosine, yang bermanfaat untuk otak sehingga menjadi lebih mudah untuk berkonsentrasi.

Tips Memilih Daging Ayam Yang Sehat

  1. Pilihlah daging ayam yang terlihat sehat yang berwarna putih krem kemerahan. Hindari yang berwarna kuning atau kehijauan.
  2. Pilih daging ayam yang tidak kering kulitnya tapi juga tidak berlendir.
  3. Pilih daging ayam yang memiliki tekstur kenyal. Daging yang kenyal disini apabila ditekan atau dipencet daging yang segar akan kembali normal alias tidak lembek.
  4. Pilihlah daging ayam yang tidak memar.
  5. Pilih daging ayam yang bau dan aromanya khas daging ayam segar.
  6. Pilih daging ayam sesuai kebutuhan. Ini dimaksudkan agar daging ayam yang kita beli bisa segera diolah sehingga kualitas dan kesegarannya saat dihidangkan di meja makan akan terjaga.
  7. Pilihlah daging setelah berbelanja aneka kebutuhan lainnya, tepat sebelum Anda menuju kasir. Trik ini akan mengurangi waktu dimana daging tak berada dalam kulkas atau lemari pendingin.
  8. Lihatlah dengan seksama kemasan. Perhatikan kemasan tak memiliki lubang dan pastikan daging yang Anda beli dalam kondisi dingin sehingga sudah tersimpan dengan baik.

Rabu, 22 Mei 2013

Cara budidaya pohon pisang


Cara budidaya pohon pisang
Pisangadalah tanaman tropis yang mudah dibudidayakan, tanaman ini bisa tumbuh dengan baik dimana saja baik didataran rendah atau dataran tinggi. Hampir semua bagian pohon pisang bermanfaat dari mulai pohon, daun maupun buahnya dapat dijual dengan harga relative mahal. Buahnya dapat diolah menjadi penganan yang enak seperti selai, keripik,
dodol dan lainnya. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan kepada pemirsa sekalian tentang cara budidaya pohon pisang barangkali berguna buat pemirsa khususnya petani pisang

Cara budidaya pohon pisang
1. Syarat Tumbuh
1.1 Iklim
1. Iklim tropis basah, lembab dan panas mendukung terhadap pertumbuhan pisang. Namun demikian pisang masih dapat tumbuh di daerah subtropis. Pada kondisi tanpa air, pisang masih tetap tumbuh karena air disuplai dari batangnya yang berair tetapi produksinya tidak dapat kurang maksimal.
2. Angin dengan kecepatan tinggi seperti angin topan dapat merusak daun dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
3.  Curah hujan optimal adalah 1.520–3.800 mm/tumbuh dengan dua bulan kering. Variasi curah hujan harus diimbangi dengan ketinggian air tanah agar tanah tidak tergenang.

1.2. Media Tanam
1.Pisang dapat tumbuh ditanah yang kaya humus, mengandung kapur atau tanah berat. Tanaman ini rakus makanan sehingga sebaiknya pisang ditanam ditanah berhumus dengan pemupukan.
2.  Air harus selalu tersedia tetapi tidak boleh menggenang karena tanaman pisang harus diari dengan intensif. Ketinggian air tanah di daerah basah adalah 50 – 200 cm, di daerah setengah basah 100 – 200 cm dan di daerah kering 50 – 150 cm. Tanah yg telah mengalami erosi tidak akan menghasilkan panen pisang yang baik. Tanah harus mudah meresapkan air. Pisang tidak hidup pada tanah yang mengandung garam 0,07%.


1.3. Ketinggian Tempat
Tanaman pisang toleran akan ketinggian dan kekeringan. Di Indonesia umumnya dapat tumbuh di dataran rendah sampai pegunungan setinggi 2.000 m dpl. Pisang ambon, pisang nangka dan pisang tanduk tumbuh baik sampai ketinggian 1.000 m dpl

Cara budidaya pohon pisang
2.Pedoman Budidaya
2.1. Pembibitan
Pisang diperbanyak dengan cara vegetative,dikembang biakan dengan tunas-tunas/anaknya
1.  Persyaratan Bibit : Tinggi anakan yg dijadikan bibit adalah 1-1,5 m dengan lebar potongan umbi 15-20 cm. Anakan diambil dari pohon yg berbuah baik dan sehat. Tinggi bibit akan berpengaruh terhadap produksi pisang (jumlah sisir dlm tiap tandan). Ada dua jenis bibit pisang: anakan muda & dewasa. Anakan dewasa lebih baik digunakan karena sudah mempunyai bakal bunga & persediaan makanan di dlm bonggol sudah banyak. Penggunaan bibit yg berbentuk tombak (daun masih berbentuk seperti pedang, helai daun sempit) lebih diutamakan daripada bibit dengan daun yg lebar.
2.  Penyiapan Bibit : Bibit dapat dibeli dari tempat lain atau disediakan di kebun sendiri. Bibit Pisang ditanam dengan jarak tanam agak rapat sekitar 2 x 2 m. Satu pohon induk, biarkan memiliki tunas antara 7-9. Untuk menghindari terlalu banyak jumlah tunas, maka lakukan pemotongan tunas.
3.  Sanitasi bibit bebelum ditanam : Untuk menghindari penyebaran hama/penyakit sebelum ditanam bibit diberi perlakuan sebagai berikut:
1.   Setelah dipotong, bersihkan tanah yg menempel di akar.
2.   Simpan bibit di tempat teduh 1-2 hari sebelum tanam agar luka pada umbi mengering. Buang daun-daun yg lebar.
3.   Rendam umbi bibit sebatas leher batang didalam insektisida0,5–1% selama 10 menit. Lalu bibit dikeringanginkan.
4.   Jika tidak ada insektisida, rendam umbi bibit di air mengalir selama 48 jam.
5.   Jika di areal tanam sudah ada hama nematoda, rendam bibit di dalam air panas beberapa menit.
2.2. Pengolahan Media Tanam
1.Pembukaan Lahan : Pemilihan lahan harus mempertimbangkan aspek iklim, prasarana ekonomi dan jarak pasar/industri pengolahan pisang, juga harus diperhatikan segi keamanan sosial. Untuk membuka lahan perkebunan pisang, terlebih dahulu lakukan pembasmian gulma, rumput atau semak-semak, penggemburan tanah yang masih padat; pembuatan sengkedan dan pembuatan saluran air.
2.   Pembentukan Sengkedan Bagian tanah yang miring perlu disengked (dibuat teras). Lebar sengkedan tergantung dari derajat kemiringan lahan. Lambung sengkedan ditahan dengan rerumputan atau batu-batuan jika tersedia. Dianjurkan untuk menanam tanaman legum seperti lamtoro di batas sengkedan yang berfungsi sebagai penahan erosi, pemasok unsur hara dan juga penahan angin.
3.   Pembuatan Saluran Pembuangan Air, Saluran ini harus dibuat pada lahan dengan kemiringan kecil dan tanah datar. Di atas landasan dan sisi saluran ditanam rumput untuk menghindari erosi dari landasan saluran itu sendiri.

Cara budidaya pohon pisang
2.3. Tehnik Penanaman
1.   Penentuan Pola Tanaman : Jarak tanam tanaman pisang cukup lebar sehingga pada tiga bulan pertama memungkinkan dipakai pola tanam tumpang sari/tanaman lorong di antara tanaman pisang. Tanaman tumpang sari/lorong dapat berupa sayur-sayuran atau tanaman pangan semusim. Dikebanyakan perkebunan pisang di wilayah Asia yang curah hujannya tinggi, pisang ditanam bersama dengan tanaman perkebunan kopi, kakao, kelapa dan arecanuts. Di India Barat, pisang untuk ekspor ditanam secara permanen dengan kelapa.
2.   Pembuatan Lubang Tanam : Ukuran lubang adalah 50 x 50 x 50 cm pada tanah berat & 30 x 30 x 30 cm atau 40 x40 x 40 cm untuk tanah-tanah gembur. Jarak tanam 3 x 3 m untuk tanah sedang & 3,3 x 3,3 m untuk tanah berat.
3.   Cara Penanaman : Penanaman dilakukan menjelang musim hujan (September-Oktober). Sebelum tanam lubang diberi pupuk organik seperti pupuk kandang/kompos sebanyak 15–20 kg. Pemupukan organik sangat berpengaruh terhadap kualitasrasa buah.

Adsense Indonesia
2.4. Pemeliharaan Tanaman
1.   Penjarangan : Untuk mendapatkan hasil yang baik, satu rumpun harus terdiri atas 3-4 batang. Pemotongan anak dilakukan sedemikian rupa sehingga dlm satu rumpun terdapat anakan yg masing-masing berbeda umur (fase pertumbuhan). Setelah 5 tahan rumpun dibongkar untuk diganti dengan tanaman yang baru.
2. Penyiangan : Rumput atau gulma di sekitar pohon induk harus disiangi agar pertumbuhan anak dan juga induk baik. Penyiangan dilakukan bersamaan dengan penggemburan dan penimbunan dapuran oleh tanah agar akar dan tunas bertambah banyak. Perlu diperhatikan bahwa akar pisang hanya rata-rata 15 cm di bawah permukaan tanah, sehingga penyiangan tidak perlu dilakukan terlalu dalam.
3.   Perempalan : Daun-daun yang mulai mengering dipangkas agar kebersihan tanaman dan sanitasi lingkungan terjaga. Pemangkasan daun-daun ini dilakukan setiap waktu.
4.   Pemupukan : Pisang sangat memerlukan kalium dalam jumlah besar. Untuk satu hektar, pisang memerlukan 207 kg urea, 138 kg super fosfat, 608 kg KCl dan 200 kg batu kapur sebagai sumber kalsium. Pupuk N diberikan dua kali dalam satu tahun yang diletakkan di dalam larikan yang mengitari rumpun tanaman. Setelah itu larikan ditutup kembali dengan tanah. Pemupukan fosfat dan kalium dilaksanakan 6 bulan setelah tanam (dua kali dlm setahun).
5.   Pengairan dan Penyiraman : Pisang akan tumbuh subur dan berproduksi dengan baik selama pengairannya terjaga. Tanaman diairi dengan cara disiram atau mengisi saluran air yang berada di antara barisan tanaman pisang.
6.   Pemberian Mulsa : Tanah disekitar rumpun pisang diberi mulsa berupa daun kering ataupun basah. Mulsa berguna untuk mengurangi penguapan air tanah dan menekan gulma, tetapi pemulsaan yang terus menerus menyebabkan perakaran menjadi dangkal sehingga pada waktu kemarau tanaman merana. Karena itu mulsa tidak boleh dipasang terus menerus.
7.   Pemeliharaan BUAH: Jantung pisang yang telah berjarak 25 cm dari sisir buah terakhir harus dipotong agar pertumbuhan buah tidak terhambat. Setelah sisir pisang mengembang sempurna, tandan pisang dibungkus dengan kantung plastik bening. Kantung plastik polietilen dengan ketebalan 0,5 mm diberi lubang dengan diameter 1,25 cm. Jarak tiap lubang 7,5 cm. Ukuran kantung plastik adalah sedemikian rupa sehingga menutupi 15-45 cm di atas pangkal sisir teratas dan 25 cm dibawah ujung buah dari sisir terbawah. Untuk menjaga agar tanaman tidak roboh akibat beratnya tandan, batang tanaman disangga dengan bambu yang dibenamkan sedalam 30 cm kedalam tanah.

Cara budidaya pohon pisang
3. Hama dan Penyakit
3.1.Hama
1. Ulat daun (Erienota thrax.)
·     Bagian yg diserang adalah daun.
·     Gejala: daun menggulung seperti selubung dan sobek hingga tulang daun.
·      Pengendalian: dengan menggunakan insektisida yang cocok belum ada, dapat dicoba dengan insektisida Malathion.
2. Uret kumbang (Cosmopolites sordidus)
·      Bagian yang diserang adalah kelopak daun, batang.
·      Gejala: lorong-lorong ke atas/bawah dlm kelopak daun, batang pisang penuh lorong.
·      Pengendalian: sanitasi rumpun pisang, bersihkan rumpun dari sisa batang pisang, gunakan bibit yang telah disucihamakan.
3.  Nematoda (Rotulenchus similis, Radopholus similis).
·      Bagian yang diserang adalah akar.
·      Gejala: tanaman kelihatan merana, terbentuk rongga atau bintik kecil di dalam akar, akar bengkak.
·      Pengendalian: gunakan bibit yang telah disucihamakan, tingkatkan humus tanah dan gunakan lahan dengan kadar lempung kecil.
4.   Ulat bunga dan buah (Nacoleila octasema.)
·      Bagian yang diserang adalah bunga & buah.
·      Gejala: pertumbuhan buah abnormal, kulit buah berkudis. Adanya ulat sedikitnya 70 ekor di tandan pisang.
·      Pengendalian: dengan menggunakan insektisida.

3.2. Penyakit
1.   Penyakit darah
·       Penyebab: Xanthomonas celebensis (bakteri). Bagian yg diserang adalah jaringan tanaman bagian dalam.
·       Gejala: jaringan menjadi kemerah-merahan seperti berdarah.
·       Pengendalian: dengan membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
2.   Panama
·       Penyebab: jamur Fusarium oxysporum. Bagian yang diserang adalah daun.
·       Gejala: daun layu dan putus, pertama daun luar lalu daun dibagian dalam, pelepah daun membelah membujur, keluarnya pembuluh getah berwarna hitam.
·       Pengendalian: membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
3.   Bintik daun
·       Penyebab: jamur Cercospora musae. Bagian yg diserang adalah daun dengan gejala bintik sawo matang yg makin meluas.
·       Pengendalian: dengan menggunakan fungisida yang mengandung Copper oksida atau Bubur Bordeaux (BB).
4.   Layu
·       Penyebab: bakteri Bacillus . Bagian yang diserang adalah akar.
·       Gejala: tanaman layu dan mati.
·       Pengendalian: membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
5.   Daun pucuk
·       Penyebab: virus dengan perantara kutu daun Pentalonia nigronervosa. Bagian yang diserang adalah daun pucuk.
·       Gejala: daun pucuk tumbuh tegak lurus secara berkelompok.
·       Pengendalian: cara membongkar dan membakar tanaman yang sakit.

3.3. Gulma
Tidak lama setelah tanam dan setelah kanopi dewasa terbentuk, gulma akan menjadi persoalan yang harus segera diatasi. Penanggulangan dilakukan dengan:
1.   Penggunaan herbisida seperti Paraquat, Gesapax 80 Wp, Round up dan dalapon.
2.   Menanam tanaman penutup tanah yang dapat menahan erosi, tahan naungan, tidak mudah diserang hama penyakit, tidak memanjat batang pisang. Misalnya Geophila repens.
3.   Menutup tanah dengan plastik polietilen.

Cara budidaya pohon pisang
4. Panen
4.1. Ciri dan Umur Panen
Pada umur 1 tahun rata-rata pisang sudah berbuah. Saat panen ditentukan oleh umur buah dan bentuk buah. Ciri khas panen adalah mengeringnya daun bendera. Buah yang cukup umur untuk dipanen berumur 80-100 hari dengan siku-siku buah yg masih jelas sampai hampir bulat. Penentuan umur panen harus didasarkan pada jumlah waktu yg diperlukan untuk pengangkutan buah ke daerah penjualan sehingga buah tidak terlalu matang saat sampai di tangan konsumen. Sedikitnya buah pisang masih tahan disimpan 10 hari setelah diterima konsumen.
4.2. Cara Panen
Buah pisang dipanen bersama dengan tandannya. Panjang tandan yang diambil adalah 30 cm dari pangkal sisir paling atas. Gunakan pisau yang tajam dan bersih waktu memotong tandan. Tandan pisang disimpan dalam posisi terbalik supaya getah dari bekas potongan menetes ke bawah tanpa mengotori buah. Dengan posisi ini buah pisang terhindar dari luka yang dapat diakibatkan oleh pergesekan buah dengan tanah. Setelah itu batang pisang dipotong hingga umbi batangnya dihilangkan sama sekali. Jika tersedia tenaga kerja, batang pisang bisa saja dipotong sampai setinggi 1 m dari permukaan tanah. Penyisaan batang dimaksudkan untuk memacu pertumbuhan tunas.
4.3. Periode Panen
Pada perkebunan pisang yang cukup luas, panen dapat dilakukan 3-10 hari sekali tergantung pengaturan jumlah tanaman produktif.
4.4. Perkiraan Produksi
Belum ada standard produksi pisang di Indonesia, di sentra pisang dunia produksi 28 ton/ha/tahun hanya ekonomis untuk perkebunan skala rumah tangga. Untuk perkebunan kecil (10-30 ha) dan perkebunan besar (> 30 ha), produksi yang ekonomis harus mencapai sedikitnya 46 ton/ha/tahun.

Cara budidaya pohon pisang
5. Pasca Panen
Secara konvensional tandan pisang ditutupi dengan daun pisang kering untuk mengurangi penguapan dan diangkut ketempat pemasaran dengan menggunakan kendaraan terbuka/tertutup. Untuk pengiriman ke luar negeri, sisir pisang dilepaskan dari tandannya kemudian dipilah-pilah berdasarkan ukurannya. Pengepakan dilakukan dengan menggunakan wadah karton. Sisir buah pisang dimasukkan ke dos dengan posisi terbalik dalam beberapa lapisan. Sebaiknya luka potongan diujung sisir buah pisang disucihamakan untuk menghindari pembusukan


ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN
10.1. Analisis Usaha Budidaya

Perkiraan analisis budidaya pisang dengan luasan 1 ha di daerah Jawa Barat pada tahun 1999.

1) Biaya produksi 1 ha pisang dari tahun ke-1 sampai ke-4 adalah:
a) Tahun ke-1  Rp. 5.338.000,-
b) Tahun ke-2  Rp. 4.235.000,-
c) Tahun ke-3  Rp. 4.518.000,-
d) Tahun ke-4  Rp. 4.545.300,-
2) Penerimaan tahun ke I sampai IV 
a) Tahun ke-1: 0,8 x 1.000 tandan  Rp. 6.000.000,-
b) Tahun ke-2: 0,8 x 2.000 tandan  Rp. 12.000.000,-
c) Tahun ke-3: 0,8 x 2.000 tandan  Rp. 12.000.000,-
d) Tahun ke-4: 0,8 x 2.000 tandan  Rp. 12.000.000,-
3) Keuntungan
a) Keuntungan selama 4 tahun penanaman  Rp. 23.363.700,-
b) Keuntungan/tahun  Rp. 5.840.925,-
4) Parameter Kelayakan Usaha  Output/Input rasio = 2,150
Keterangan : *) perkiraan harga 1 tandan Rp. 7.500,-
10.2. Gambaran Peluang Agribisnis

Perkebunan pisang yang permanen (diusahakan terus menerus) dengan mudah dapat ditemukan di Meksiko, Jamaika, Amerika Tengah, Panama, Kolombia, Ekuador dan Filipina. Di negara tersebut, budidaya pisang sudah merupakan suatu industri yang didukung oleh kultur teknis yang prima dan stasiun pengepakan yang modern dan pengepakan yang memenuhi standard internasional. 


Hal tersebut menunjukkan bahwa pisang memang komoditas perdagangan yang sangat tidak mungkin diabaikan. Permintaan pisang dunia memang sangat besar terutama jenis pisang Cavendish yang meliputi 80% dari permintaan total dunia.

Selain berpeluang dalam ekspor pisang utuh, saat ini ekspor pure pisang juga memberikan peluang yang baik. Pure pisang biasanya dibuat dari pisang cavendish dengan kadar gula 21-26 % atau dari pisang lainnya dengan kadar gula < 21%.
Di Indonesia pisang hanya ditanam dalam skala rumah tangga atau kebun yang sangat kecil. Standard internasional perkebunan pisang kecil adalah 10-30 ha. Angka ini belum dicapai di Indonesia. Tanah dan iklim kita sangat mendukung penanaman pisang, karena itu secara teknis pendirian perkebunan pisang mungkin dilakukan.
11. STANDAR PRODUKSI
11.1. Ruang Lingkup

Standar ini meliputi: klasifikasi dan, syarat mutu, cara pengambilan contoh, cara uji, syarat penandaan dan cara pengemasan.

11.2. Diskripsi

Standar buah pisang ini mengacu kepada SNI 01-4229-1996.

11.3. Klasifikasi dan Standar Mutu

a) Tingkat Ketuaan Buah (%): Mutu I=70-80; Mutu II <70 & >80

b) Keseragaman Kultivar: Mutu I=seragam; Mutu II=seragam
c) Keseragaman Ukuran: Mutu I=seragam; Mutu II=seragam
d) Kadar kotoran (% dalam bobot kotoran/bobot): Mutu I=0; Mutu II= 0
e) Tingkat kerusakan fisik/mekanis (% Bobot/bobot): Mutu I=0; Mutu II=0
f) Kemulusan Kulit (Maksimum): Mutu I=Mulus; Mutu II=Mulus
g) Serangga: Mutu I=bebas; Mutu II=bebas
h) Penyakit: Mutu I=bebas; Mutu II=bebas
Adapun persyaratan berdasarkan klasifikasi pisang adalah sebagai berikut:

a) Panjang Jari (cm): Kelas A 18,1-20,0; Kelas B 16,1-18,0; Kelas C 14,1-16,0

b) Berat Isi (kg): Kelas A > 3,0; Kelas B 2,5-3,0; Kelas C < 2,5
c) Dimeter Pisang (cm): Kelas A 2,5; Kelas B > 2,5; Kelas C < 2,5
Untuk mencapai dan mengetahui syarat mutu harus dilakukan pengujian yang meliputi :

a) Penentuan Keseragaman Kultivar.

Cara kerja dari pengujian adalah ; Hitung jumlah dari seluruh contoh buah pisang segar, amati satu persatu secara visual dan pisahkan buah yang tidak sesuai dengan untuk kultivar ang besangkutan. Hitung jumlah jari buah pisang yang tidak sesuai dengan kultivar tersebut. Hitung persentase jumlah jari buah pisang yang dinilai mempunyai bentuk dan warna yang tidak khas untuk kultivar yang bersangkutan terhadap jumlah jari keseluruhannya.
b) Penentuan Keseragaman Ukuran Buah.

Ukur panjang dari setiap buah contoh dan dihitung mulai dari ujung buah sampai pangkal tangkai dari seluruh contoh uji dengan menggunakan alat pengukur yang sesuai. Ukur pula garis tengah buah dengan menggunakan mistar geser. Pisahkan sesuai dengan penggolongan yang dinyatakan pada label di kemasan.

c) Penentuan Tingkat Ketuaan.

Perhatikan sudut-sudut pada kulit buah pisang segar. Buah yang tidsak bersudut lagi (hampir bulat) berati sudah tua 100%, sedangkan yang masih sangat nyata sudutnya berarti tingkat ketuaan masih 70% atau kurang.

d) Penentuan Tingkat Kerusakan Fisik/Mekanis

Hitung jumlah jari dari seluruh contoh buah pisang. Amati satu persatu jari buah secara visual dan pisahkan buah yang dinilai mengalami kerusakan mekanis/fisik berupa luka atau memar. Hitung jumlah yang rusak lalu bagi dengan jumlah keseluruhannya dan dikalikan dengan 100%.

e) Penentuan Kadar Kotoran

Timbang seluruh contoh buah yang diuji, amati secara visual kotorang yang ada, pisahkan kotoran yang ada pada buah dan kemasannya seperti tanah, getah, batang, potongan daun atau benda lain yang termasuk dalam istilah kotoran yang menempel pada buah dan kemasan, lalu timbang seluruh kotorannya. Berat kotoran per berat seluruh contoh buah yang diuji kali dengan 100%.

11.4. Pengambilan Contoh

Satu partai/lot buah pisang segar terdiri dari maksimum 1000 kemasan. Contoh diambil secara acak sebanyak jumlah kemasan.

a) Jumlah kemasan dalam partai (lot) sampai dengan 100, contoh yang diambil 5.
b) Jumlah kemasan dalam partai (lot) 101 sampai dengan 300, contoh yang diambil 7.
c) Jumlah kemasan dalam partai (lot) 301-500, contoh yang diambil 9.
d) Jumlah kemasan dalam partai (lot) 501-1000, contoh yang diambil 10.
11.5 Pengemasan

Untuk pisang tropis, kardus karton yang digunakan berukuran 18 kg atau 12 kg. Kardus dapat dibagi menjadi dua ruang atau dibiarkan tanpa pembagian ruang. Sebelum pisang dimasukkan, alasi/lapisi bagian bawah dan sisi dalam kardus dengan lembaran plastik/kantung plastik. Setelah pisang disusun tutup pisang

dengan plastik tersebut. Dapat saja kelompok (cluster) pisang dibungkus dengan plastik lembaran/kantung plastik sebelum dimasukkan ke dalam kardus karton.
Pada bagian luar dari kemasan, diberi label yang bertuliskan antara lain:

a) Produksi Indonesia
b) Nama kultivar pisang
c) Nama perusahaan/ekspotir
d) Berat bersih
e) Berat kotor
f) Identitas pembeli
g) Tanggal panen
h) Saran suhu penyimpanan/pengangkutan
6. Cara membuat bibit pisang
a. Pohon yang sudah dipanen dibongkar, kemudian bersihkan bonggol dari tanah dan akar.
b. Perhatikan mata tunas dibonggol dan pilih mata tunas yang sudah muncul dengan    ketinggian mata tunas minimal 2,5 cm.

c. Potong mata tunas ini dengan menyertakan bagian bonggol , sehingga berbentuk seperti kubus atau tahu dengan ukuran 10x10x10 cm.

d. Untuk mengendalikan hama dan patogen, rendam potongan-potongan bentuk kubus atau tahu ini di dalam air hangat (50OC) atau direndam dalam campuran 2 g benlate (fungisida) + 1 cc (insektisida) per liter air selama lebih kurang 15 menit.

e. Setelah itu diangkat dan diangin-anginkan, agar air yang tersisa dalam potongan tersebut menjadi kering.

f. Siapkan polibag ukuran 25 x 30 cm (sesuai dengan ukuran potongan bonggol), isi dengan tanah subur atau dicampur dengan 10% kompos (perbandingan 1 bagian pupuk kandang/kompos dan 9 bagian tanah), dapat juga menggunakan pasir, kompos dan tanah (perbandingan 1 : 1: 8). Tanah yang digunakan tidak berasal dari bekas tanaman sakit atau terserang hama (sesuai persyaratan tanaman induk)

g. Tanam potongan bonggol (bentuk kubus) ini dengan mata tunas menghadap keatas, kemudian timbun kembali dengan tanah + 3 cm diatasnya atau dapat juga tanpa penimbunan dengan tanah. Penanaman dalam polibag sangat membantu ketika bibit yang dipersiapkan akan dibawa ketempat jauh.
h. Bila tidak menggunakan polibag, cara lain adalah dengan mempersiapkan bedengan selebar 50-100 cm dan panjang secukupnya, kemudian tanamkan kubus tadi dengan jarak 15 - 20 cm. Perbandingan antara tanah, pupuk kandang dan pasir adalah 8 : 1 : 1, agar tanah menjadi agak remah.
i. Penyiraman harus dilakukan dengan hati-hati dan secukupnya. Tanah basah akan mempercepat pembusukan dan diserang hama.
j. Setelah sekali penyiraman, bagian atas polibag ditutup/dilipat kedalam, sedangkan untuk bedengan ditutup dengan mulsa jerami kering.
k. Antara tiga sampai empat bulan kemudian, mata tunas tumbuh menjadi 20 – 30 cm dan dapat digunakan sebagai bibit. Semoga bermanfaat