Selasa, 08 Januari 2013

Bernostalgia bersama "SI ARGO PEUYEUM"

Bernostalgia bersama "SI ARGO PEUYEUM"
Bernostalgia bersama "SI ARGO PEUYEUM" - Saat ini ia rutin menelusuri jalur kereta api sepanjang 83 kilometer dengan empat kali perjalanan per hari. Dari Bandung kereta berangkat pukul 07.50 dan 17.00, sedangkan dari Cianjur pukul 05.00 dan 13.00. Argo Peuyeum singgah di stasiun kecil, seperti Tagog Apu, CipatatRajamandala, Ciranjang, Cipeuyeum, dan Selajambe.

Mendengar kereta api argo, bayangan yang muncul biasanya adalah kenyamanan, ketepatan waktu, dan lokomotif relatif baru. Namun, bayangan itu tidak ada pada "Argo Peuyeum", kereta api jurusan Ciroyom-Cianjur.

Nama Argo Peuyeum bukanlah nama pemberian resmi dari PT KIA, namun nama tenar dari pengguna setia yang dulunya memang secara umum digunakan para pedagang peuyeum (tape) dari daerah Cipeuyeum, Ciranjang menuju Bandung. Nama itu melekat hingga kini.

Bernostalgia bersama "SI ARGO PEUYEUM"
Berbeda dengan kereta argo "resmi" yang mampu mengangkut banyak gerbong, lokomotif berkode BB 30425 ini hanya mampu mengangkut dua gerbong untuk sekitar 600 orang. Alasannya adalah besarnya biaya perawatan lokomotif, minimnya kemampuan lokomotif menarik penumpang lebih dari 600 orang, serta kontur berat menanjak, seperti di Rajamandala-Tagog Apu-Cipatat.

keunikan kereta ini yang cukup masyhur adalah karena sifatnya yang terkadang seperti angkot yang bisa berhenti di mana.  Tak perlu turun di stasiun. Cara itu umum dilakukan masyarakat yang mau turun dekat dengan rumahnya. Cukup kontak dengan masinisnya, maka anda bisa turun di tempat kesukaan dengan manis.

Kereta api ini banyak digunakan penumpangnya untuk mengangkut peuyeum (tapai) ke Bandung. Biasanya daerah yang banyak menghasilkan peuyeum adalah Cipeuyeum, Ciranjang, dan Cipatat," kata Rahmat, salah seorang pengguna jasa kereta ini.

Untuk satu kali perjalanan seorang penumpang hanya membayar Rp 1.000-Rp 1.500. Meskipun perjalanan Cianjur-Bandung memakan waktu 2-3 jam, tarif itu lebih murah daripada bus antarkota yang bertarif Rp 20.000-Rp 30.000. Argo Peuyeum bisa berhenti di mana saja untuk mengangkut atau menurunkan penumpang. Dibangun tahun 1884

Bernostalgia bersama "SI ARGO PEUYEUM"
Lokomotif jenis BB 304 merupakan salah satu jenis kereta api yang sudah jarang digunakan. Lokomotif buatan Krupp, Jerman, ini biasanya dibuat tahun 1960-an. Lebar badan 2.800 milimeter dan tinggi maksimum 3.660 mm. Saat ini mayoritas kereta api di Bandung menggunakan tipe CC.

Selain itu, jalur rel kereta api Ciroyom-Cianjur adalah yang tertua di Jawa Barat. Rel kereta berukuran R33 dengan bantalan kayu ini dibangun tahun 1884. Keberadaannya merupakan bagian dari alur transportasi utama Belanda. Berdasarkan buku Spoorwegstations op Java, rel Cianjur-Ciroyom merupakan bagian dari jalur strategis Batavia-Bekasi-Tjikampek-Padalarang-Bandoeng.

Papierfabriek Padalarang
Stasiun kecil sepanjang jalur ini juga menyimpan sejarah, di antaranya Padalarang (1902) dan Cimahi (1904). Stasiun Padalarang merupakan akses penting bagi Pabrik Kertas Padalarang atau Papierfabriek Padalarang, pabrik kertas pertama di Indonesia, yang didirikan tahun 1922.

Adapun Stasiun Cimahi berperan besar menghubungkan Cimahi dengan kota lain pada masa kolonial Belanda. Saat itu Cimahi merupakan pusat militer Belanda di Indonesia. Wisata alam dalam perjalanan Ciroyom-Cianjur tidak kalah memesona. Setidaknya ada tiga karakteristik pemandangan yang bisa dinikmati.

Perjalanan Stasiun Ciroyom-Padalarang didominasi wilayah perkotaan, lengkap dengan pemandangan kepadatan perumahan. Setelah itu, giliran wisata geologi di Padalarang-Cipatat. Penumpang bisa merasakan sensasi letusan Gunung Sunda, karst Rajamandala yang membentang dari Padalarang hingga Sukabumi, atau akses menuju penemuan manusia prasejarah pertama di Jabar, Goa Pawon.

Bernostalgia bersama "SI ARGO PEUYEUM"
Pemandangan ketiga adalah jalur Cipatat-Cianjur. Di sini hamparan sawah serta pemandangan Sungai Citarum dan Cisokan menjadi primadona. Menurut Kepala Stasiun Cianjur Iwan GN, wisatawan direkomendasikan datang pada Mei-Agustus. Saat itu padi mulai menguning sehingga membuat pemandangan semakin indah.

"Sayang, jalur Cianjur-Lampegan ditutup karena berpotensi longsor. Padahal, perjalanan kereta api melewati terowongan kuno Lampegan (1882) dan akses menuju kawasan megalitik Gunung Padang," kata Iwan. Menurut Kepala Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan (P-P2Par) Institut Teknologi Bandung Budi Brahmantyo, dengan segala potensi wisata tersebut, sebaiknya jalur Ciroyom-Cianjur diberdayakan.

Rencana ini mulai dibicarakan P-P2Par bersama PT Kereta Api Daerah Operasi II Bandung. Namun, ia mengakui, masih banyak yang harus dibenahi, di antaranya persoalan penyediaan kereta api dan 12 titik rawan longsor di sepanjang jalur itu. Tapi katanya sekarang eeeh malah Siargo peuyeum itu dimatikan pengelolanya. Paraah tidak bisa memanfaatkan kesem

Bernostalgia bersama "SI ARGO PEUYEUM"

JADWAL KEBERANGKATAN SI ARGO PEUYEUM
Jadwal KA 326 Cianjur – Padalarang
Stasiun
Waktu Kedatangan
Waktu Keberangkatan
Cianjur
-
05.00
Maleber
Berhenti Sebentar
-
Tipar
Berhenti Sebentar
-
Selajambe
Berhenti Sebentar
-
Ciranjang
05.24
-
Cipeuyeum
05.36
-
Rajamandala
Berhenti Sebentar
-
Cipatat
05.58
-
Tagogapu
06.20
-
Padalarang
06.33
-
Jadwal KA 327 Padalarang - Cianjur
Stasiun
Waktu Kedatangan
Waktu Keberangkatan
Padalarang
-
08.30
Tagogapu
08.41
-
Cipatat
09.30
-
Rajamandala
Berhenti Sebentar
-
Cipeuyeum
09.25
-
Ciranjang
09.38
-
Selajambe
Berhenti Sebentar
-
Tipar
Berhenti Sebentar
-
Maleber
Berhenti Sebentar
-
Cianjur
10.04
-
Jadwal KA 328 Cianjur - Padalarang
Stasiun
Waktu Kedatangan
Waktu Keberangkatan
Cianjur
-
11.30
Maleber
Berhenti Sebentar
-
Tipar
Berhenti Sebentar
-
Selajambe
Berhenti Sebentar
-
Ciranjang
11.54
-
Cipeuyeum
12.06
-
Rajamandala
Berhenti Sebentar
-
Cipatat
12.28
-
Tagogapu
12.50
-
Padalarang
13.03
-
Jadwal KA 329 Padalarang - Cianjur
Stasiun
Waktu Kedatangan
Waktu Keberangkatan
Padalarang
-
16.30
Tagogapu
16.41
-
Cipatat
17.03
-
Rajamandala
Berhenti Sebentar
-
Cipeuyeum
17.25
-
Ciranjang
17.38
-
Selajambe
Berhenti Sebentar
-
Tipar
Berhenti Sebentar
-
Maleber
Berhenti Sebentar
-
Cianjur
18.04
-
Jadwal KA 326 Cianjur – Padalarang
Stasiun
Waktu Kedatangan
Waktu Keberangkatan
Cianjur
-
05.00
Maleber
Berhenti Sebentar
-
Tipar
Berhenti Sebentar
-
Selajambe
Berhenti Sebentar
-
Ciranjang
05.24
-
Cipeuyeum
05.36
-
Rajamandala
Berhenti Sebentar
-
Cipatat
05.58
-
Tagogapu
06.20
-
Padalarang
06.33
-

Jadwal KA 327 Padalarang - Cianjur
Stasiun
Waktu Kedatangan
Waktu Keberangkatan
Padalarang
-
08.30
Tagogapu
08.41
-
Cipatat
09.30
-
Rajamandala
Berhenti Sebentar
-
Cipeuyeum
09.25
-
Ciranjang
09.38
-
Selajambe
Berhenti Sebentar
-
Tipar
Berhenti Sebentar
-
Maleber
Berhenti Sebentar
-
Cianjur
10.04
-
Jadwal KA 328 Cianjur - Padalarang
Stasiun
Waktu Kedatangan
Waktu Keberangkatan
Cianjur
-
11.30
Maleber
Berhenti Sebentar
-
Tipar
Berhenti Sebentar
-
Selajambe
Berhenti Sebentar
-
Ciranjang
11.54
-
Cipeuyeum
12.06
-
Rajamandala
Berhenti Sebentar
-
Cipatat
12.28
-
Tagogapu
12.50
-
Padalarang
13.03
-
Jadwal KA 329 Padalarang - Cianjur
Stasiun
Waktu Kedatangan
Waktu Keberangkatan
Padalarang
-
16.30
Tagogapu
16.41
-
Cipatat
17.03
-
Rajamandala
Berhenti Sebentar
-
Cipeuyeum
17.25
-
Ciranjang
17.38
-
Selajambe
Berhenti Sebentar
-
Tipar
Berhenti Sebentar
-
Maleber
Berhenti Sebentar
-
Cianjur
18.04
-

PETA CIPATAT CITY

Peta cipatat city, barangkali anda membutuhkan peta cipatat, silahkan kunjungi blog ini mungkin bermanfaat untuk anda dalam menentukan geografis wilayah yang ingin anda kunjungi. Misalnya mau ke gua pawon atau mau arum jeram di sungai citarum

PETA CIPATAT CITY

 
PETA CIPATAT CITY
              Peta Cipatat, Kordinat: 6° 49' 41" South, 107° 22' 41" East


PETA CIPATAT CITY

              

PETA CIPATAT CITY

Cara budidaya pohon Jati


Tips: Cara budidaya pohon Jati
Pohon Jati adalah tanaman pohon kehutanan, pohonnya keras seratnya halus, sangat cocok untuk diolah menjadi perabotan rumah tangga, seperti kusen, daun pintu, kursi, meja, tempat tidur, meja makan dan lain lain. Mungkin Anda penasaran, bagaimana cara membudidayakan pohon jati supaya dapat tumbuh dengan subur.

Apabila Anda tertarik dengan cara ini, mari ikuti petunjuknya: 
Sebelum mulai menanam pohon jati, ada beberapa cara yang perlu kita perhatikan.
  • Pilihlah benih jati yang baik dengan ketentuan berdiameter 1-1,5 cm.
  • Jemur benih jati tersebut sampai betul-betul kering.
  • Setelah bibit jati itu kering, rendam bibit tersebut dengan campuran air accu dan air tawar dengan perbandingan 1 : 10 ( air accu 1 liter perlu air tawar 10 liter ) selama 3 hari.
  • Selanjutnya benih jati tersebut diangkat dan ditiriskan selama 0,5 sampai 1 hari.
  • Siapkan media atau bedeng tabur ukuran sembarang, dan disekelilingnya dibuatkan pembatas.
  • Setelah media atau bedeng sudah siap, taburkan benih jati tersebut di atas bedengan yang sudah disiapkan tadi.
  • Setelah itu benih jati ditabur semua, kemudian benih tersebut kita timbun dengan pasir hitam/pasir kali setebal 1,5-2 cm.
  • kemudian tutup bedeng tersebut dengan plastic, kalau tidak ada plastic bisa ditutup dengan dedaunan.
  • Selama didalam bedeng, benih tidak boleh kering harus diatur kelembabannya.
  • Kemudian kita tunggu selama 7 – 14 hari.
  • Kalau sudah berkecambah kemudian pindahkan kepolibek yang sebelumnya sudah disiapkan.
  • Polibek yang kita siapkan berisi tanah, pupuk organik atau pupuk kandang, dan rambut padi, dengan perbandingan 1 : 3 : 2. 
  • Lalu pelihara (diberi pupuk, disiram, disetek dan lain lain) sampai tumbuh menjadi bibit jati yang siap ditanam dilahan anda
    Itulah cara budidaya pohon jati, yang saya ketahui, semoga bermanfaat. selamat mencoba

    Senin, 07 Januari 2013

    Tips Cara menanam Pohon Albazia

    Tips Cara menanam Pohon Albazia
    Kali ini saya akan mencoba berbagi tips cara menanam pohon albazia, barangkali bermanfaat bagi para pemirsa. Saya akan mengurai satu persatu tata cara menanam pohon yang satu ini, didawah ini adalah prosesi menanam pohon Albazia
    Setelah bibit yang sehat disiapkan

    Et,,, tunggu dulu ada info baik nih, buat anda yang membaca artikel ini, anda berminat usaha menanam pohon albasia?, tapi tdak punya modal untuk memulai usaha ini? jangan khawatir, sekarang ada program dari pemerintah yaitu program Kebun Bibit Rakyat (KBR). Anda tinggal mengajukan proposal saja ke Departemen/ Dinas terkait, kalau tidak bisa bikin proposalnya, jangan khawatir saya sediakan proposal yang powerful untuk anda, Download saja disini

    Mari kita lanjutkan baca artikelnya 
    1. Waktu Penanaman
    Menanam pohon Albazia sebaiknya dilakukan pada moment yang tepat,  waktu penamanannya tidak tepat maka hasil yang di dapatkan juga tidak akan maksimal. waktu yang tepat untuk menanam adalah pada saat musim hujan. maksudnya, agar pohon tersiram air hujan dan kita tidak perlu lagi sibuk untuk menyirami pohon. karena air hujan tersebut sudah cukup mewakili untuk menyiraminya.

    2. Mempersipkan Lahan
    Lahan merupakan hal penting yang harus dipersiapkan dalam proses penamanan pohon. Lahan yang tepat untuk menanam pohon adalah lahan yang sudah bebas ilalang, rumput liar, dan sebagainya. Jika hal tersebut masih ada maka dapat segera dilakukan pembersihan. Caranya adalah dengan membersihkan menggunakan  peratan manual, mesin atau secara kimia.

    Kemudian, dilakukan proses pembuatan lubang tanaman. Adapun ukuran yang tepat adalah 25 cm x25 cm x25 cm. sedangkan jarak antar tanaman adalah 3×3 meter. Tujuannya adalah supaya ketersediaan makanan cukup, sinar matahari leluasa masuk, akar dari tanaman dapat bergerak aktif. Setelah lubang selesai dibuat masukkan furadan. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya hama/nematode. Akibat yang ditimbulkan dari hewan ini adalah mengerat akar tanaman dan pada akhirnya bibit pohon tersebut mati.

    Untuk proses pemupukan awal dilakukan menggunakan kompos sebanyak 3 kg per lubang. kemudian, ditambahkan pupuk NPK sebanyak 20 gr per lubang. Untuk memperkuat akar tanah maka pupuk NPK ini juga harus dicampur dengan media tanah.

    3. Penanaman Pohon Albazia
    Bibit pohon Albazia sangat rentan untuk patah dan terluka. Maka untuk proses penanaman jangan sampai memegang batang pohon. Bagian yang dipegang ketika menanam adalah polybag nya. Kemudian, segeralah siram ketika waktu itu tidak terjadi hujan. hal ini dilakukan untuk menghindari tanah cepat kering dan akhirnya membuat tanaman mati.



    Faktor-faktor yang perlu dihindari dari penanaman Albazia
    Tanaman Albazia merupakan tanaman yang mampu bertahan di berbagai macam situasi dan kondisi. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghidari tananaman tersebut cepat mati. Hal yang perlu dihindari adalah :

    1. Lahan Tergenang Air
    Sebelum menanam anda harus dapat memastikan bahwa lahan tersebut tidak tergenang air. Situasi ini biasanya terjadi ketika terjadi hujan yang sangat deras. Sehingga, mengakibatikan lahan tergenam air. Hal inilah yang perlu untuk dihindari ketika anda menanam pohon Albasia. Akibat dari genangan air ini adalah mengurangi tingkat pertumbuhan pohon tersebut,terlebih kalau kegenangnya cukup lama maka akan menimbulkan pembusukan pada batang akar dan akhirnya pohon mati

    3. Tidak terhalang oleh pepohonan yang tinggi
    Tanaman tersebut harus cukup menyerap sinar matahari dan masukan oksigen yang cukup agar pertumbuhannya cepat dan daging pohonnya keras

    4. Hindari Rumput liar dan ilalang
    Tananam yang baik adalah yang dapat terhindari dari adanya gangguan ilalang atau rumput liar. Hal ini dilakukan ketika diawal penaman. Tujuannya adalah untuk menghindari kalah persaingan dengan semak belukar. Persaingan tersebut meliputi mendapatkan sinar matahari, nutrisi, dan ruang geraknya. 

    I. Analisis perhitungan Investasi Albazia

    1. Biaya Produksi per hektare per tahun Rp6 juta (Rp30 juta per ha per 5 tahun)

    2. Jumlah pohon per ha 3.300 (dengan jarak tanam 1m X 3m)

    3. Harga jual dalam bentuk kayu log per m3;

    a. Diameter 15 Cm, umur 3 tahun Rp.300 ribu (harga sekarang Rp600 ribu)
    b. Diameter 20 Cm, umur 4 tahun Rp.400 ribu (harga sekarang Rp700 ribu)
    C. Diameter 25 Cm, umur 5 tahun Rp.500 ribu (harga sekarang Rp800 ribu)

    4. Pemenuhan Kubikasi

    a. Diameter 15 Cm memerlukan 4 pohon.
    b. Diameter 20 Cm memerlukan 3 pohon.
    c. Diameter 25 Cm memerlukan 2 pohon.

    5. Potential Lost 12%
    I. Biaya Produksi
    a. Penanaman Sengon seluas 1 ha
    1 ha X Rp 30 juta Rp 30.000.000
    (Angka ini akan terus naik setiap tahun)

    II. Pendapatan
    a. Penjarangan tahap I (umur 3 tahun)
    Diameter 15 Cm atau untuk mencapai 1m3 perlu 4 pohon
    Dipanen 660 pohon (20% dari pohon tertanam)
    660 : 4 X 300.000 Rp 49.500.000
    b. Penjarangan tahap II (umur 4 tahun)
    Diameter 20 Cm atau untuk mencapai 1m3 perlu 3 pohon
    Dipanen 660 pohon (20% dari pohon tertanam)
    660 : 3 X 400.000 Rp 88.000.000
    c. Panen Keseluruhan (umur 5 tahun)
    Diameter 20 Cm atau untuk mencapai 1m3 perlu 2 pohon
    Dipanen 1980 pohon (60% dari pohon tertanam)
    1980 : 2 X 500.000 Rp 495.000.000

    III. Laba/Rugi
    a. Total Pendapatan (a+b+c) Rp 632.500.000
    b. Potential lost 12% Rp 75.000.000
    c. Biaya Produksi Rp 30.000.000
    d. Keuntungan bersih Rp 527.500.000
    Ya, inilah yang bisa saya sampaikan sekilas tentang cara menanam pohon albazia dan segala permasalahannya, mudah mudahan ada guna dan manfaatnya. Selamat mecobanya…!